Tuesday, October 28, 2008

Bila kita terlalu bijak

Wahai kekasih-kekasih yang merdeka

Kasihan...
Kamu menagih pujian pada ilmu yang dikutip dari orang
Kamu mengaku hebat pada ilmu yang kau curi dari kitab
Kamu begitu asyik pada ilmu yang nyata banyak silap

Kenapa taksub pada amalan
Kenapa taksub pada bilangan
Kenapa taksub pada keturunan

Apa guna berpakaian indah jika disulam benang ujub.
Apakah hebatnya bergelaskan perak jika airnya dari telaga riak.

Carilah pepohon untuk berteduh
Jauhi arak yang memabukkan
Ambillah cermin sapalah diri
Jangan sampai ada tersenyum
Bila kita terlalu bijak...

Wahai kekasih-kekasih yang merdeka
Ini adalah wajah-wajah kita.

No comments:

Post a Comment